Pencarian

Memuat...

Jumat, 07 Oktober 2011

Tumbuhan, suatu kehidupan menakjubkan


Tumbuhan, kita biasa menemukannya sehari-hari atau bahkan setiap hari di hampir setiap tempat. Ada yang berupa tumbuhan besar seperti pohon atau tumbuhan berbatang kecil. Ada juga yang bahkan hampir tak kita pedulikan, misalnya rumput. Apakah semua tumbuhan...
tersebut ada kaitannya dengan kita? Tentu saja ada, dan hubungannya sangat erat walaupun ada yang tidak menyadari hal itu. Dibalik wujud fisiknya yang kadang-kadang cuma terlihat “diam”, ternyata tumbuhan memiliki kehidupan yang menakjubkan di dalamnya.

Sudah umum diketahui bahwa hampir semua tumbuhan memiliki kemampuan untuk mensintesis atau membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Proses fotosintesis sendiri mengubah gas karbondioksida dan air menjadi glukosa dan oksigen dengan bantuan klorofil dan cahaya. Proses tersebut membutuhkan gas karbondioksida yang dihasilkan dari proses pernafasan kita. Jadi secara implisit bisa dikatakan kalu tumbuhan membutuhkan kita, dan kita membutuhkan kita. Apakah pernyataan itu benar? Ternyata tidak sepenuhnya seperti itu.

Memang tumbuhan memerlukan gas karbondioksida untuk melakukan proses fotosintesis, namun ternyata gas karbondioksida sudah ada dalam komposisi atmosfer bumi (sekitar kira-kira 0,02%) sehingga tanpa manusia pun sebenarnya tumbuhan bisa hidup dan proses respirasi tumbuhan yang memerlukan oksigen bisa dipenuhi sendiri. Sedangkan mungkinkah apabila manusia hidup tanpa tumbuhan? Jawabannya sudah sangat jelas, yaitu tidak mungkin. Hal ini dikarenakan manusia membutuhkan oksigen dalam kehidupannya. Meskipun jumlah oksigen di udara jumlahnya cukup banyak (sekitar kira-kira 21%), namun manusia tidak membuat oksigen sendiri sehingga lama-kelamaan jumlah oksigen akan habis dan manusia tak akan bisa hidup lagi. Lantas kalau kita sudah tahu betapa pentingnya tumbuhan bagi manusia, kenapa masih ada saja orang yang merusak tumbuhan? Mungkin jawabannya harus kita pikirkan untuk instrospeksi diri sebagai renungan.

3 komentar:

  1. bang oca, komen juga dong di blogku. saran dn kritiknya sangat dtngu. oio, semangat posting rek :D

    BalasHapus
  2. Pokonya jangan sampe ada penebangan liar ataupun pembakaran area hutan untuk membangun lahan perumahan yang trjadi di sumatera dan kalimantan beberapa bulan kebelakang

    BalasHapus
  3. wahh2 kalog tau gy nehh kita harus lebih bersahabat nihh dengan alam . .
    jangan hanya menebang dan tanpa reboisasi

    BalasHapus